Diagnosis Kanker Hati

Kanker hati tidak didiagnosis dengan tes-tes darah rutin yang standar. Jika diagnosis kanker hati dilakukan dengan cara yang biasa, tes-tes darah pada hati mungkin saja menjadi tidak normal. Oleh karena itu, dokter biasanya melakukan diagnosis melalui, misalnya pencitraan radiologi. Dokter juga melakukan hal tersebut karena kebanyakan penderita kanker hati mempunyai penyakit hati yang berkaitan.

Namun, jika tes-tes darah menunjukkan tanda-tanda abnormal atau memburuk karena kanker hati, ini merupakan sinyal bahwa kanker hati tersebut sudah meluas. Dalam kondisi semacam ini, segala perawatan medis atau operasi pun mungkin sudah terlambat.

Tidak ada tes darah penyaringan yang akurat untuk kanker hati. Tes darah biokimia yang secara luas digunakan adalah Alpha-Fetoprotein (AFP), yakni suatu protein yang biasanya dibuat oleh sel-sel hati yang belum matang didalam janin. Dalam proses kelahiran, bayi mempunyai tingkat AFP yang relative tinggi. Tingkatan ini lalu turun ke tingkatan yang normal pada tahun pertama kehidupan sang bayi.

Perempuan hamil yang mengandung bayi dengan kerusakan pembuluh saraf juga bisa memiliki tingkatan AFP yang tinggi. Kerusakan pembuluh saraf otak atau sumsum tulang janin yang tidak normal itu disebabkan oleh kekurangan asam folat selama masa kehamlian.

Tingkatan darah yang tinggi (lebih dari 500 nanogram/milliliter) dari AFP pada orang dewasa hanya terlihat pada tiga situasi, yaitu kanker hati, sel benih tumor-tumor (kanker dari buah zakar dan indung telur), serta kanker metastatik pada hati yang berasal dari organ-organ lain.

Ada beberapa tes untuk mengukur AFP. Umumnya tingkatan normal AFP adalah di bawah 10 ng/ml. tingkatan sedang AFP, yang hampir mencapai 500 ng/ml, dapat terlihat ada penderita hepatitis kronis. Selain itu, penderita berbagai tipe penyakit hati yang akut serta kronis tanpa kanker hati pun bisa mengalami kenaikan AFP yang ringan atau sedang.

Kepekaan AFP untuk kanker hati adalah sekira 60 persen. Dengan kata lain kenaikan tes darah AFP telihat kira-kira 60 persen pada penderita kanker hati. Artinya sekira 40 persen dari penderita kanker hati mempunyai tingkatan AFP yang normal. Jadi, tingkatan AFP yang normal bukan berarti menghilangkan kanker hati. Sebaliknya tingkatan AFP yang abnormal pun tidak berarti seseorang menderita kanker hati.

Namun demikian seseorang dengan tingkat AFP yang abnormal meskipun tidak menderita kanker hati, tetap beresiko tinggi untuk menderita kanker hati. Jadi seseorang yang memiliki kenaikan AFP, terutama dengan kenaikan tingkatan darah yang signifikan, kemungkinan besar menderita kanker hati. Atau, dia memiliki kanker hati yang tidak ditemukan

Tingkatan AFP yang lebih besar dari 500 ng/ml juga sangat sugestif dari kanker hati. Faktanya tingkatan darah bisa dengan bebas berhubungan dengan ukuran kanker hati. Bagi penderita kanker hati dan orang-orang yang memiliki tingkatan AFP yang abnormal, AFP mungkin bisa digunakan sebagai penanda untuk memulai suatu perawatan.

Cara Pemesanan Kapsul Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme)

Jual Kapsul Keladi Tikus Obat Herbal Tradisional Untuk Pengobatan Kanker, Tumor & Kista

Harga Keladi Tikus

Harga Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Hati Herbal

Harga Kapsul Keladi Tikus 1 Botol isi 60 kapsul = Rp.115.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Harga Paket Hemat Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Hati Herbal

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

Cara Pemesanan Cepat Kapsul Keladi Tikus:

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Keladi Tikus, Jumlah Botol yang dipesan atau beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Gejala Kanker Hati and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.